Suamiku Kenapa Kamu Waktu Susah Sama Aku, Tapi Saat Senang Malah Memilih yang Lain?
APA KOMENTARMU UNTUK SUAMI YANG SEPERTI INI?
Aku paham jika rumah tangga, memang akan selalu mendapat ujian. Tapi kali ini kamu memang sudah keterlaluan.
Jika jauh sebelumnya kita selalu berdua untuk melewati setiap cobaan, kali ini aku harus berjuang sendiri untuk melawan.
Memerangi kamu dengan dia yang kini lebih kamu pilih.
Babak baru dari perjalanan cinta kita nampaknya mulai bergerak menuju ambang kehancuran. Keberanianku untuk mengatakan ini tentu beralasan. Meski kamu mungkin tak sadar, tapi kurasa kau bukan lagi suami yang kukenal.
Aku paham jika rumah tangga, memang akan selalu mendapat ujian. Tapi kali ini kamu memang sudah keterlaluan. Jika jauh sebelumnya kita selalu berdua untuk melewati setiap cobaan, kali ini aku harus berjuang sendiri untuk melawan. Memerangi kamu dengan dia yang kini lebih kamu pilih.
Aku paham jika rumah tangga, memang akan selalu mendapat ujian. Tapi kali ini kamu memang sudah keterlaluan.
Jika jauh sebelumnya kita selalu berdua untuk melewati setiap cobaan, kali ini aku harus berjuang sendiri untuk melawan.
Baca Juga
- Dipersunting Raja Tambang di Mekkah, Mantan Raffi Ahmad Ini Saingi Sultan Andara Punya Kapal Pesiar Rp160 Miliar dan Apartemen Mewah Bak di Drama Korea!
- Kisah Ardian, Anak Kuli Bangunan Yang Jadi Rebutan 7 Universitas Top Dunia. Bukti Allah Maha Adil
- Suamiku ini Tanda Cinta dariku yang Tak Kan Luntur Sėpanjang Waktu!
Memerangi kamu dengan dia yang kini lebih kamu pilih.
Babak baru dari perjalanan cinta kita nampaknya mulai bergerak menuju ambang kehancuran. Keberanianku untuk mengatakan ini tentu beralasan. Meski kamu mungkin tak sadar, tapi kurasa kau bukan lagi suami yang kukenal.
Aku paham jika rumah tangga, memang akan selalu mendapat ujian. Tapi kali ini kamu memang sudah keterlaluan. Jika jauh sebelumnya kita selalu berdua untuk melewati setiap cobaan, kali ini aku harus berjuang sendiri untuk melawan. Memerangi kamu dengan dia yang kini lebih kamu pilih.
Tak perlu kujelaskan bagaimana kita dulu memulai perjalanan. Kamu tentu tahu susahnya hidup dua orang yang baru menikah. Memilih hidup di rumah kontrakan kecil, agar tak bergantung pada orangtua. Tak hanya diriku saja, kamu juga tentu masih ingat bagaimana rasanya.
Hingga akhirnya kerja keras dan usaha yang kita lakukan, berbuah hasil yang baik. Hidup yang layak dengan ekonomi yang bisa dikatakan lebih dari cukup. Bukan bermaksud untuk mengungkit masa yang telah lalu, ini semua hanya sebagian kecil dari cerita kita. Bagaimana? Apa kamu tetap memilih untuk berpura-pura lupa?
Kutemani Mendaki Terjalnya Bebatuan, Namun Kini Kamu Malah Memberiku Pilihan Yang Tak Sekalipun Kuinginkan
Memang kamu jadi pihak yang lebih dominan untuk semua keberhasilanmu sekarang. Tapi kurasa kamu tahu, bahwa perempuan ini pernah jadi penyokong untuk semua keluh kesahmu. Selalu setia disampingmu meski dunia ikut menertawaimu. “Aku tahu kamu bisa, percayalah aku disampingmu” jadi kalimat pamungkas yang dulu katamu amat berharga.
Seperti yang dikutip dari gobagi.com, anehnya, hasil akhir dari apa yang telah kita miliki justru jadi kejutan baru. Masih lekat diingatan bagaimana kamu berjanji tuk tetap bersama. Namun seseorang yang di luar sana memang nampakanya jauh lebih menggoda.
Dengan Apa Yang Kamu Miliki Sekarang Mudah Memang Untuk Menjatuhkan Pilihan
Wajar memang jika dirinya akan dengan mudah tertarik padamu. Bagaimana pun kamu memang sosok laki-laki yang banyak dicari. Percaya diri dan punya sesuatu yang dapat dibanggakan tentu jadi daya pikat yang menarik bagi seorang perempuan. Bukan berniat untuk selalu memojokkanmu, tapi kenyataannya kamu jadi pihak yang justru berusaha untuk dilirik.
Segala pembuktian, hal yang tadinya hanya kamu perlihatkan di hadapanku, diam-diam kamu perlihatkan untuk orang lain juga. Dengan semua yang telah kau punya, tentu mudah memang menjatuhkan pilihan. Tapi bagaimana jika itu semua tak bertahan lama?
Sedih bangett.... 😓😓😓😓yang sabr ya bu... Q doakan semoga drimu mendapatkn penggnti yang lebih baik drinya.. Semangat...
BalasHapus